Tuesday, February 12, 2013

Tukang sampah, bukti dari korban koruptor mafia pajak...

Hm...lagi-lagi keisengan saya muncul pada saat terjebak macet di salah satu jalan yang ada di jakarta timur tepatnya di jalan pulomas raya. Sebuah gerobak sampah yang sepertinya masih kosong, yang mungkin karena masih pagi dan belum memulai aktifitasnya, ataukah dia masih dalam perjalanan menuju area kerjanya dan sama-sama terjebak oleh "jaring laba-laba jakarta" yaitu kemacetan...entahlah...

Bagi saya ada sesuatu yang menarik dari gerobak sampah itu, hingga mampu membawa pemikiran saya pada penafsiran yang sangat jauh. Coba anda perhatikan di sisi gerobak sebelah kiri, aneka tulisan tertera dengan jelas bagi siapa saja yang melihatnya, dan mungkin saja tulisan itu adalah sebagai ungkapan hati bagi penulisnya, ya..siapa lagi kalau bukan penarik gerobak itu sendiri...

Yuk...kita tafsirkan sendiri-sendiri tulisannya, (silahkan anda scroll kebawah untuk liat fotonya..) tulisan pertama, KORBAN KORUPTOR MAFIA PAJAK. Hm...kalau mau di kaitkan secara langsung, sepertinya terlalu jauh untuk di jadikan sebagai pembuktian bahwa dia adalah korban dari sang koruptor mafia pajak. Tapi coba anda runut lagi, di runut kebelakang lagi, lagi dan lagi...kira-kira apa yang bisa anda temukan...
bagi saya adalah anggukan iya bahwa memang ada benarnya.

Tulisan yang kedua sepertinya agak menggelitik, SORI SAYANG KU GADAY KAN CINTAKU PADA JANDA. Hehe...sepertinya ada unsur selingkuh disini, ataukah  poligami... ?  Entahlah...bisa jadi malah madu tiga....
Tapi saya rasa patut untuk kita acungin jempol karena ternyata masih ada kejujuran disana dengan ia mau mengakui perbuatannya...

Selanjutnya tertulis KUTUNGGU JANDAMU...satu kata dari saya, teguh...
yah..pendiriannya teguh.

Dan lihatlah betapa romantisnya sang tukang sampah dengan tulisan lainnya, BERAT CINTAKU TAK SEBERAT SAMPAHMU PADAKU. Hehe...kebayang ga cinta dia seberat apa, kalau gerobak sampahnya sendiri sebesar itu, apalagi sampai penuh...

Lalu sekarang apa yang bisa anda simpulkan dengan semua tulisan yang telah anda baca pada gerobak sampah itu...?

Mau tau tafsiran saya, pemikiran saya, tebakan dan terawang saya tentang tulisan di gerobak tukang sampah itu...? Ini dia...

Stttt...ini rahasia, sebenarnya dia adalah supir pribadi Gayus Tambunan. Berhubung karena Gayus di tangkap KPK, akhirnya dia mengganggur setelah semua mobil majikannya di sita oleh negara . Dan semenjak itulah akhirnya dia mau mengakui ke pasangannya bahwa sebenarnya untuk bisa menjadi supir pribadi Gayus adalah dengan cara ia menggadaikan cintanya pada istri sang mafia pajak. Huaha..lumayan menarik kan ...? Dan sampai saat ini, dia masih teguh untuk menunggu status janda majikannya...hehe...

Dan tahukah anda, untuk menyiasatinya agar tetap bisa berhubungan dengan sang majikan perempuan setelah ia tak lagi menjadi supir pribadi disna, maka ia berpura-pura menjadi tukang sampah...

Sungguh sebuah cara jitu dan ide yang brilian...

Sekian...

Aduh capek saya bikin cerita ini...

Maaf jika ada penulisan nama dan tempat yang sama, karena cerita ini hanya fiktif dan bohong belaka...

Nih dia foto gerobak dengan semua tulisannya..

Sunday, February 10, 2013

Wow...ternyata listrik gratis ada dimana-mana...

Percayakah kalian jika ternyata di sekitar kita ada saluran listrik gratis yang bisa kita gunakan kapan saja...?

Saya rasa mungkin anda-anda semua tak akan percaya begitu saja dengan apa yang saya bicarakan, karena jangankan gratis, untuk memurahkannya saja tak ada dalam kamus pemerintah kita khususnya PLN. Dan justru sebaliknya, kenaikan harga tarif dasar listrik  malah tak pernah alpa untuk mengintai "kwh-kwh" rumah kita di tiap awal tahun...

Tapi apa yang saya bicarakan kali ini memang benar adanya, bahwa ternyata saluran listrik-listrik gratis ada di mana-mana tanpa kita menyadarinya...

Masih tak percaya...?
Di bawah ini ada dua foto yang akan saya tunjukkan sebagai perwakilan buktinya..( karena masih ada ratusan lainnya yang belum sempat saya ambil fotonya)

Penemuan saluran listrik gratis ini sebenarnya hanya ketidaksengajaan saja, pada saat saya istirahat di bawah pohon di pinggir jalan raya. Sebuah kabel berwarna putih tampak melilit di antara besi-besi pagar dengan ujungnya yang di bungkus plastik warna hitam. Keisengan saya pun muncul, lalu plastiknya saya robek, dan taara....sebuah kotak berwarna putih dengan dua buah pasang lubang kecil yang sepertinya sama dengan yang sering saya gunakan untuk tempat mengisi batere handphone di rumah...
Wah...bisa numpang ngecas nih...batin saya....tapi sayang kebetulan lagi nggak bawa charger...

Dan semenjak dari situlah, setiap melewati jalan-jalan yang kemungkinan ada saluran listrik gratis, maka saya akan selalu mampir untuk sekedar mengecek pagar, ada atau tidaknya "kotak putih" itu...
Dan hasilnya adalah :
1. Jalan kalimalang dekat prapatan pangkalan jati depan dunkin donat pas depan parkiran.
2. Depan bank BCA dan bank BHI dekat terminal bekasi di bawah pohon cerry.
3. Jalan pangkalan asem dekat tukang ojek pas belokan dari jl. Suprapto di bawah kolong jembatan penyeberangan.
4. Jalan kramat jaya semper di deretan Marsudirini.
5. Depan plaza koja di bawah kolong penyeberangan.
6. Arion rawamangun, dekat colombia...(yang ini saya lihat sekitar tahun 2004 silam)
7.  Depan gor bulungan samping oriflame ( ini juga udah lama liatnya......)
8. ...
9. ...
Untuk selanjutnya silahkan anda sebutkan  alamatnya jika anda juga pernah menemukan hal yang sama. Karena saya yakin masih ada ratusan saluran listrik gratis yang entah di pakai oleh siapa dan tagihannya di bayar oleh siapa...

Nih bukti penampakannya...

Evolusi tusuk gigi dadakan