Dari ketinggian tebing kegeraman, gemeretak garaham teradu lantang dengungkan ancaman...
Kelembutan suara pun telah pecah menjadi serakan sumpah, saat umbaran janji tak kunjung sampai di kerontangnya pundi-pundi rejeki...
Ya, mereka telah meruncingkan kemarahan, yang mungkin akan segera teracung tajam kepada siapa saja yang berani tawarkan
elusan peredam...
Hm...
Karena memang harus di akui, bahwa aroma ketidak-wajaran telah hinggap di atas geladak-
geladak hati mereka yang sebentar lagi akan mati ...
_Mereka yang menanti umbaran janji untuk di gaji, yang ternyata hanya jadi pengobar api emosi_
Jakarta, 140613