Sunday, July 8, 2012

Alas kaki...

Aku lelah seperti ini, yang terus menahan rintih oleh injakan tumit
kaum priyayi.

Pengorbanan jiwa ragaku tak pernah di hargai, dan mungkin hanya
dianggap sebagai bangkai yang justru mengotori kesucian kaki.

Telah berjuta kali atau bahkan lebih, nasibku di ludahi dengan
semburan dahak benci.

Bukankah karena jilatan lidahku, hingga gumpalan daki dan
kenajisan yg ada di kakimu tercuci bersih...?

Lalu mengapa aku terus di ludahi...?

Jujur, aku lelah menjadi alas kaki...

_alas kaki_150112

No comments:

Post a Comment

Evolusi tusuk gigi dadakan