Aku adalah sekawanan udara yang bergerak dari ketinggian kota, menyusup
diantara lorong-lorong gelap yang di huni manusia dengan segala keluh kesahnya...
Aroma ketimpangan terasa begitu menyengat di mana-mana..
Dan ketika mataku menyorot tajam diatas kumpulan manusia dengan
pesta poranya di ruang-ruang yang megah, tanpa sengaja kakiku menggilas
julangan kepala-kepala renta yag kelaparan tak berdaya...
Seperti inikah layar kaca kehidupan kota...?
Ku hanya sekawanan udara yang tak mampu memihak pada siapa-siapa...
Ah, seandainya aku bisa...
29 Mei 2011
No comments:
Post a Comment