Sunday, July 29, 2012

Kambing-kambing perbatasan...

Apa yang bisa kau ceritakan tentang kambing yang ada di kampungmu..?

Masihkah ia berpesta pora diatas gelimang rumput hijau dari hamparan tanah suburmu…?

Ataukah ia semakin bermanja ria di kandang istananya oleh suapan gizi dari suguhan
tangan peternakmu …?

Atau jangan-jangan ia telah menjadi pengemis renta dengan kepala terdongak di samping pagar kebun sayuran milik tetanggamu…?

Atau mungkin juga ia telah berubah menjadi pengais sampah dan menikmati sisa ceceran cerna dari para pembuangnya…?

Ah…terserah dengan cerita apa yang akan engkau kisahkan tentang kambing yang ada di kampungmu…

Karena disini, cerita tentang kambingku tak sama dengankambingmu…

Kambingku tak berpesta pora, tidak bermanja ria, tak menjadi pengemis renta dan juga tidak mengais sampah..

Tapi ia memanjat tebing-tebing batu raksasa hanya untuk satu pucuk tunas muda, meloncati jurang-jurang yang mengerikan demi seutas rumput yang hampir layu karena kekeringan yan nyata..

Bahkan ia harus mempertaruhkan nyawa saat mencari bibit-bibit nyawa hanya untuk menyambung sisa-sisa hembusan nyawa…

Kambingku adalah kambing sebenarnya…

_Nasib kambing di atas tebing perbatasan Indonesia-Timot Leste_
Atapupu,NTT.110212

No comments:

Post a Comment

Evolusi tusuk gigi dadakan