Awan tiba-tiba melebam...
Biru menghitam, tertampar kepanca-robaan...
Sang mendung mengangguk setuju...
Sepakat mengadu domba dua suhu...
Silau terang menyengat tubuh...
Dan gelap berkabut meringkuk kuyup...
Ia terus mengarak pola acak...
Melindas rona cerah dengan noda karat...
Dan tanpa perintah, ia merobek langit hingga terbelah...
Mengirisnya dengan sayatan kilat...
Juga menebas dengan gemuruh dahsyat...
Pipi langit pun berlinang...
Tumpah dengan guyuran beban...
Dan akhirny hujan..
13 Juni 2011
No comments:
Post a Comment