Sunday, July 22, 2012

Ku damba maafmu...

Ketika lontaran biji bola mata amatanku, menembus tepat di tadahan iba bola matamu...

Ada sesuatu yang seolah pecah...

Meretak perlahan, lalu mengurai kekusutan paham pada dua lingkaran perbedaan...

Lambaian maaf seakan telah terkibarkan, dan mungkin bendera kedamaian pun akan segera di ujung tiangkan..

Benarkah apa yang kini ku rasakan...?

Bahwa penyesalan sesalku, telah kau telan dari bias tatapan ikhlasmu itu...

Sungguh ku damba maafmu..
Dan inilah kesalahan terakhirku...

23 Mei 2011

No comments:

Post a Comment

Evolusi tusuk gigi dadakan