Sekarung racun telah ku tangkap dari kepulan cerobong asap
mulutmu, yang meliuk kemayu dari ayunan nafas ketagihanmu...
Terkadang ia bulat melingkar-lingkar, lalu acak semrawut, yang mnyebarkan
desau batuk ke tenggorokanku...
Tidakkah kau tahu bahwa aku hampir terbunuh karena ulahmu itu...?
Aku bukanlah pecandu rokok ataupun cerutu sepertimu, yang dengan
rakus menelan hingga tanpa pucuk puntung dan bubuk-bubuk abu....
Matikanlah api racunmu itu, dan akan ku tukar dengan uang seribu...
Mau kan sobatku...?
2 November 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Kubayangkan tangan-tangan yang saling menjamah dalam kegelapan, meremas dosa diantara pagutan liar yang katanya karena pembuktian cinta... L...
-
Dan aku ada diantara keringatmu yang tercucur deras di bentangan pagi yang masih rabun... Tererosi bersama gumulan debu karat dunia yang tak...
-
Usia hari kian renta, menua di langkahi ribuan cerita. Segala arti dan makna telah terperas di keranjang loaknya, menjadi hidangan mentah de...
No comments:
Post a Comment