Lalu siapa diantara kalian yang berani dan
begitu lancang menyebutku sebagai pecundang,
jika ternyata engkau pun tak lebih dari seorang pengemis tua renta,
yang cuma bisa menadahkan tangan iba kepada mereka yang melalu-lalang,
tanpa mampu bangkit menantang dan melawan kerasnya kehidupan...
Sadarilah, bahwa kita masih dalam satu lubang dan satu kubangan yang sama,
yang meringkuk pasrah di sudut-sudut suramnya kehidupan nyata..
Maka janganlah ada luapan lumpur hina,
jika ternyata semburan lumpur itu adalah satu-satunya harta yang kita punya....
Bukankah selama ini kita berteduh dalam satu payung yang sama,
yang bertahan dari teriknya sengatan rejeki dunia lewat guyuran tangan belas kasihan para pengiba...?
Kita hanyalah peminta-minta...
Sadari itu...!!
Gresik, 110911
No comments:
Post a Comment