Dengan hasutan racun ejaan kata, ia membuaiku mesra, mengelus
halus dengan bumbu racikan janji surga.
Segala panorama ia tuangkan disana, di lukis dengan ukiran pahat
senyum menggoda, yang mempesona, menyilaukan mata jiwa.
Kelembutan aksara sutra pun terkibar tanpa cela, melambai indah
goyahkan tiang penalaran logika.
Aku terpedaya, terbius oleh rayuan manjanya...
Ah...wanita
Terpedaya,260112
Sunday, July 8, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Bismillahirrahmanirrahim... Ternyata, untuk memulai kalimat pengantar pertama saja, saya masih butuh beberapa menit setelah berkali-kali m...
-
Seketika reranting ingatanku berderak, meretak pecah lalu patah menghantam belukar kenangan lama .. Disana serasa ada sejuta lelancipan dur...
-
Seperti ku meyakini petang yang tak akan ingkar pada cahaya malam... Aku pun percaya dengan lembaran senyummu yang tak akan melebam oleh puk...
No comments:
Post a Comment