Di kegelapan lubang yang tanpa adanya seutas garis cahaya...
Ku terperangkap getah celaka...
Tubuhku pun melepuh penuh torehan luka..
Mengejang oleh sengatan murka yang menghentak dengan cambukan cerca..
Ribuan fatwa terus saja menghakimiku rendah..
Menguliti raga dengan irisan sumpah yang menyerapah..
Menelanjangi jiwa dengan lucutan paksa akan sebuah rahasia...
Aku kian terpedaya...
Aibku telah di cincang rata, di cacah dan di perkosa di depan mata mereka...
Lalu di biarkan berserakan, mengeping hingga berjuta-juta...
18 juni 2011
No comments:
Post a Comment