Sunday, July 22, 2012

Maaf, aku terlanjur kecewa...

Maaf...

Tanganku tak mungkin lagi terulur hanya karena ratapan ibamu yang sendu itu...

Jangankan tumpahan air mata penyesalanmu menjadi genangan darah, menjadi kubangan nanah hingga
menenggelamkanmu pun, juga masih belum
mampu membuat hatiku peka lalu
memaafkanmu dengan begitu mudahnya...

Karena jika luka nganga sakit hatiku harus di umbar dengan semburan kata serapah, maka kuingin mengutukmu segera menjadi seonggok kepiting merah yang akan ku ikat
dan ku rebus pula...

Maaf, aku terlanjur kecewa...

10 November 2011

No comments:

Post a Comment

Evolusi tusuk gigi dadakan