Tak terasa sudah milyaran atau bahkan hampir trillyunan huruf yang kubiarkan tercecer dan tertumpuk di laci mejaku...
Ini mungkin karena ulah dari rayuan bayang rejeki yang bagai gayung raksasa dan terus menguras semua isi bak air waktuku...
Namun, setelah kumenyadari tak ada lagi sisa waktu hingga tandas menyentuh dasar lantai sia-sia karena pengejaran yg tak menghasilkan apa-apa, aku pun mulai terjaga..
Dan kini, aku kembali memangku meja, membongkar paksa semua isi lacinya hanya sekedar ingin menghamburkan jutaan huruf agar menjadi teriakan kata yang menyumpahi dunia ..
Wahai engkau yg di luar sana, apakah engkau mendengarnya..?
Maka,terimalah aku walau suara serapah masih terus meledak dari tabung nalar logikaku...
...
Kamal_madura,010612.
No comments:
Post a Comment